Seaneh Sackullawastu

October 9, 2009

Bangkitnya Drivel Seusai Sukses Konek Internet Pake Modem Smart Haier C700 di Desktop Linux…

Filed under: Linux — sackullawastu @ 12:40 am

” Di luar dugaan Drivel menerima baris-baris kata yang kuketikkan pada kotak-kotak kosong yang meminta nama pengguna, kunci, serta alamat rumah pelayannya…”

Hujan pertama malam ini membawa kesegaran yang jarang kurasakan. Harum bau tanah basah selalu mengingatkan aku akan suasana damai tak terkira menjelang Natal, di masa kecilku. Walau tak ada bunga bakung di seberang jendela yang basah terkena tetes-tetes air hujan pertama tentu saja. Tidak hanya gempa jogja yang menelan indahnya pemandangan kala itu, tapi juga memoriku. Untunglah, karena selalu memberi warna baru dikala hujan pertama tiba.

Dimana segala macam data berisi apa-apa seperti turotial koneksi internet dan sebagainya? Demikian mungkin pikir anda. Kecewakah? Karena yang ada malah ocehan tak berguna tentang hujan pertama yang mempesona. Tapi aku tetap akan bercerita. Karena cerita lebih kaya daripada bukan cerita.

“Benarrrkahhh?”, semut yang dengan enaknya merayap di layar monitorku mungkin bertanya.
“Diam kau, itu kata yang pas karena berakiran a.”
“Hm…ck ck ck…”, kata-kata sang semut menghilang mengiringi penampakannya yang tertelan hitamnya frame monitorku.

Untungnya Aku telah menyiapkan halaman rumah lain di Sarang Laba-Laba milik dunia yang luas ini. Judulnya ‘Zaman dimana Manusia Saling Berbagi Teknologi “. Salah satu halamannya menceritakan secara lebih ilmiah apa yang termuat pada judul blog ini. Arahkan tikusmu di sini dan tekan tombolnya yang kiri, maka akan kautemukan bagaimana menghubungkan modem Haier C700 ke internet di Linux. Aku pakai Debian, kupikir tidak masalah jika diterapkan di distro Linux yang lain. Coba saja. Mencoba lebih baik daripada tidak mencoba.

Lalu apa yang kira-kira kaudapatkan di halaman yang kutuliskan di malam sunyi ini? Tentu tidak ada. Kecuali link yang kubicarakan itu. Itu saja yang paling penting.

Tapi kau salah kalau beranggapan demikian. Aku juga salah karena dalam paragraf sebelumnya mengatakan kalau aku beranggapan demikian. Akan kuceritakan ada apa di balik tulisan biasa ini. Tulisan ini dikirim lewat Drivel Journal Editor, aplikasi klien blog di Desktop Debianku. Linux. Sistem Operasi yang hebat. Membangun karakter penggunanya. Sama sekali tidak membuatmu manja. Itu saja ceritanya. Cerita selesai.

Demi menjawab keingintahuanmu akan kuceritakan apa itu Drivel. Seperti yang telah terkandung dalam paragraf sebelumnya, Drivel adalah semacam klien blog. Inilah hebatnya Linux. Dia mendukung berbagai rupa aplikasi yang dikembangkan berbagai rupa manusia. Semua itu bebas kau miliki. Salah satunya Drivel di desktopku.

Cerita ini melanjutkan cerita sebelumnya tentang gnome-blog. Mengerikan sekali mengetahui judul blog yang lenyap di halaman blogmu. Itu karena aku kirim tulisanku lewat gnome-blog. Aku tak tahu apakah para pengembang gnome-blog telah memperbaiki kekeliruan itu. Yang jelas karena masalah itu aku mencoba aplikasi-aplikasi klien blog lain. Salah satunya Drivel Journal Editor ini. Secara defaultnya, drivel ini berawal dari klien untuk blog di http://livejournal.com. Tapi ternyata beberapa server blog lain pun kini telah didukungnya. Diantaranya blogger, avogadro, wordpress, dan sebagainya.

Singkat cerita malam ini aku menemukan ramuan kata kunci yang cocok, yang membuat Drivel memiliki hak untuk masuk ke halaman rumahku di wordpress. Kemarin dan kemarin lusa belum. Ramuan inilah yang akan kubagikan untukmu, siapa tahu berguna bagi kesejahteraan nusa dan bangsa. Ini dia ramuannya:

  1. ‘Journal Type’ pilih movable type.
  2. ‘Server Adress’ isikan:
  3. http://namahostmutanpawww.wordpress.com/xmlrpc.php

  4. Ketik username dan password dengan benar.

Itu saja ramuannya. Tiada yang lain lagi.

Untuk selanjutnya, bisa saja aku menambahkan segala macam ocehan tak berguna. Tapi cukuplah ini untuk malam setelah hujan pertama. Hiruplah nafas sedalam kau bisa, dan rasakan betapa segarnya harum hujan pertama.
Di malam hujan pertama,

Silas Sackullawastu

Advertisement

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Theme: Banana Smoothie. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.